Tips Membuat Website WordPress Self-Hosting

1339 views

WordPress merupakan satu dari banyak platform yang banyak dipergunakan tuk membuat website. Platform ini bisa dikalianlkan tuk membangun suatu website profesional secara tampilan menarik. Dan berita bagusnya adalah, WordPress amat mudah dipakai oleh setiap kalangan, entah itu para pemula maupun mereka yang telah mahir membangun website. Tidak cuma mengusahakan platform user-friendly, WordPress pun didukung developers dari pelosok dunia yang membangun beragam fitur tambahan didalam WordPress, entah plugins ataupun template-nya. Tuk teman-teman yang tidak tahu, WordPress itu sebetulnya ada 2, yakni WordPress.org dan WordPress.com, namun pengembangnya sama yakni Matt Mullenweg dkk. Nah, yang ingin admin bahas didalam artikel ini ialah cara membangun website WordPress Self Hosted. So!, kita musti punya domain dan hosting pribadi, lalu instal script WordPress.org ketengah hosting itu.

Kenapa WordPress? jawabannya adalah karena WordPress banyak dipakai oleh para webmaster diseluruh dunia terutama mereka yang berprofesi sebagai jasa pembuatan web. Beberapa Langkah Membangun website di WordPress

Menyiapkan Nama Domain

Ada beberapa pemberi domain gratis, misalnya domain cuma-cuma berekstensi cz.cc, dan semacamnya. Tapi kaliani ingin membangun website yang sedikit profesional atau website bisnis, seharusnya beli domain top level domain(TLD) supaya kita mempunyai akses full atas domain itu, dan pastinya akan tampak lebih baik. Lagipula biaya untuk sebuah domain tergolong murah, kira-kira Rp 90.000–Rp 120.000,- /tahun. Domain dan hosting musti terhubung supaya website kita bisa dibuka. Bila kita beli domain serta hosting dari jasa yang beda maka kita musti menambah Domain Name System(DNS) hosting menuju domain kita. Untuk para pemula admin sarankan membeli nama domain-hosting dari sebuah provider supaya tidak perlu setelan DNS lagi.

Menyewa Hosting Untuk Website

Ketika kita membangun sebuah website, kita pasti akan butuh script alias file-file pendukung semoga website itu terlihat bagus di browser internet. Contohnya script WordPress, file video-gambar-teks, dan file yang lain. Nah, fungsi hosting ialah sebagai sarana untuk menyimpan database file website yang akan dibangun. Kita musti teliti didalam memilih hosting yang bakal digunakan supaya website yang dibangun dapat dibuka secara benar dan proses loading pesat. Setelah kita membeli paket hosting, normalnya penyedia layanan hosting bakal mengirimkan sejumlah data berkaitan hosting yang dibeli. Antara lain data cPanel hosting(Control Panel), DNS, dan yang lain. Simpan dengan baik sebab akan diperlukan. Jika kalian beli domain dan hosting di jasa yang berbeda maka kalian harus menambahkan DNS hosting kedalam domain yang dibeli.

Instal WordPress di Hosting

Ada 2 cara menginstal script WordPress kedalam hosting kalian, dengan upload script dengan manual atau bisa pula memakai software Softaculous. Proses instalasi lebih cepat, boleh menggunakan Softaculous, software itu biasanya telah ada di cPanel hosting. Saat pertama kali Pasang WordPress, theme dan plugin default otomatis terpasang ke WordPress kita. Berarti, kita sudah mempunyai sebuah website dan bisa segera mengisi konten didalam website tersebut. Tapi, jika kita membiarkan default maka kemungkinannya website tersebut tak terkesan profesional. Kita butuh sedikit ‘sentuhan’ tuk membuatnya makin menarik, contohnya instal theme khusus, plugins, serta pengaturan lain.

Menginstal Theme

Setelah sukses instal WordPress, kalian dapat melakukan sejumlah pengaturan tuk menjadikan website kalian berlaku lebih baik. Mengelola theme ataupun template WordPress cukup besar pengaruhnya terhadap tampilan layout website kalian secara keseluruhan. Begitu instal WordPress, umumnya template default turut ter-instal di dalam hosting kita. Penampilan template standard dan tak semua orang suka tampilan standard. Nah bila kalian mau memiliki website dengan tampilan unik juga menarik, so kalian harus menginstal theme tersendiri. Theme WordPress tersedia tidak sedikit, entah itu yang gratis maupun berbayar. Bila kalian ingin memakai theme gratis, kalian bisa menemukannya langsung di halaman dashboard WordPress, yakni di bagian Appearance> Theme> Add New.

Menginstal Plugins

Untuk membangun WordPress kalian bekerja sedikit maksimal, maka dibutuhkan beberapa pengaturan dan memasang beberapa plugins vital. Beberapa pengaturan simple ini bisa memberi dampak besar untuk website kalian, semacam;

  1. Membuat page baru guna halaman About, Kontak, dll
  2. Mengelola widget di sidebar
  3. Mengatur posisi link menu kategori
  4. dll

Memasang plugins WordPress merupakan hal yang amat sangat penting tuk meningkatkan keahlian blog/ website WordPress. Sejumlah plugins penting yang musti kalian instal antara lain;

  1. SEO by Yoast
  2. Google XML Sitemaps
  3. SEO Friendly Images
  4. Wordfence Security
  5. Dll

Bila ada pertanyaan lebih jauh tentang WordPress silahkan baca artikel-artikel tentang WordPress atau anda bisa lamgsung menghubungi jasa pembuatan website secara langsung disini.

Tags: #Self-Hosting #SEO #Top Level Domain #Wordpress Platform

  1. roller blind3 days ago

    Wow, amazing weblog layout! How lengthy have you ever been blogging for? you make running a blog look easy. The total glance of your website is magnificent, let alone the content material! :
    http://rollerblind.web.id/daftar-harga-vertical-blind/
    http://rollerblind.web.id/agen-vertical-roller-blind-di-lampung/
    http://rollerblind.web.id/jual-vertical-roller-blind-di-surabaya/
    http://rollerblind.web.id/roller-blind-solar-screen/
    http://rollerblind.web.id/service-sofa-jakarta/

    Reply

Leave a reply "Tips Membuat Website WordPress Self-Hosting"