Legenda Sepak Bola yang Kandas Menjadi Pelatih

16 views

Siapa yang tak kenal dengan sosok Maradona, pria yang menjelma jadi pesepakbola dijuluki Sang Dewa. Disayangkan, ketika menjalani kariernya sebagai manajer, Maradona tak mengecap hasil yang manis. Maradona merupakan cermin dari sesosok legenda sepak bola yang tak dapat melanjutkan kejayaan di lapangan hijau. Saat memilih menjadi sang arsitek tim, Maradona tak mampu mempertahankan ritme dan mengatasi tekanan. Akibatnya, Maradona ‘harus merusak’ nama indahnya sebagai kegagalan saat memiliki statussebagai pelatih. Pelajaran lainnya, nama besar sebagai pesepakbola bukanlah jaminan dapat mengatur para pemain didalam sebuah strategi di lapangan.

Maradona, dan sederetan legenda yang kandas sebagai pelatih, memberikan pelajaran berharga. Ilmu dan pengalaman tak sekadar dapat diraih kala memiliki status aktif, tetapi harus sejalan dengan sesi lain di luar lapangan. Maradona dkk sebagai sosok yang tak ‘seberuntung’ Zinedine Zidane, Antonio Conte, Pep Guardiola ataupun Diego Simeone. Sederetan mantan bintang lapangan hijau itu berhasil saat merintis karier jadi manajer. Berikut ini sejumlah legenda lapangan hijau yang tidak maksimal saat berstatus pengatur taktik sebuah team.

Diego Maradona

Dipublikasikan disini jika Diego Maradona tidak dipungkiri adalah salah satu pesepak bola paling berhasil yang sempat tercipta di muka bumi. El Diego pensiun dari sepak bola di pertengahan 1990-an. Tetapi demikian, saat mengawali jadi manajer, dia mempunyai sejumlah tugas tidak berhasil dengan klub-klub kecil di Argentina. Tetapi, kerjanya jadi bos timnas Argentina merupakan yang sangat paling buruk. Maradona dipilih jadi manajer La Albiceleste di akhir 2008. Tetapi, dia kadang membuat Argentina mengalami kekalahan mengagetkan 1-6 dari Bolivia dan hanya berhasil meyakinkan kualifikasi di Piala Dunia 2010. Pasca masuk kualifikasi, Maradona menghadapi harapan tinggi ketika Argentina memenangi semua laga grup. Tetapi akhirnya mereka tidak berhasil melewati Meksiko di babak ke-2 sebelum diberondong 4 gol tanpa balas oleh Jerman. Tak lama berselang, El Diego ditendang. sumber beritanya

John Barnes

Pelatih gagal yang kedua menurut indobola.me adalah John Barnes, Ingat jadi salah satu pesepakbola cukup menarik di Piala Dunia tahun 1990 Inggris? Ya John Barnes mengukir namanya di sepak bola dunia melalui penampilan istimewanya. Seusai pensiun di akhir musim 1998-99, Barnes dianggap sebagai pelatih baru Celtic, bekerja di bawah Kenny Dalglish. Penunjukan itu adalah bencana dan Barnes tidaklah bertahan lama, cuma 29 pertandingan. Hal itu sebab dia tak mampu membawa Celtic berjaya bahkan justru melempem. Kenangan yang kurang mengenakannya adalah ketika Celtic kalah di Piala Skotlandia dari tim kecil. Inverness Caledonian Thistle. Tidaklah mengherankan,jika Barnes dipecat oleh Celtic sumber beritanya

Dengan demikian, di 2008, dia balik lagi muncul sebagai jadi manajer timnas Jamaika dan mempunyai sejumlah kesuksesan memenangi Piala Karibia tahun 2008. Ini pastinya membantu membangkitkan kepercayaan dirinya. Akhirnya ditahun 2009/10, Tranmere Rovers menunjuk Barnes jadi pelatih baru. Tetapi entah bagaimana menggambarkannya, karier Barnes di tempat ini malah lebih buruk dibanding waktu di Celtic. Barnes dan asisten manajer Jason McAteer hanya memenangi 2 dari 11 pertandingan liga pertama mereka. Seusai Tranmare Rovers takluk 0-5 dari Millwall Barnes ditendang lagi. Sejak saat itu, namanya balik lagi tenggelam http://masteragen.me/tag/info-bola/

Tags: #Diego Maradona #John Barnes #Legenda Sepak Bola

Leave a reply "Legenda Sepak Bola yang Kandas Menjadi Pelatih"

No related post!